>

Islam indonesia

Thursday, May 23, 2013

Penyakit Dan Terapi Bekamnya (Dasar-Dasar Ilmiyah Terapi Bekam) - Dr. Ahmad Razaq



PENYAKIT DAN TERAPI BEKAMNYA 
(DASAR DASAR ILMIYAH TERAPI BEKAM)
Dr. Ahmad Razaq

Penerbit
THIBBIA

HARGA
Rp50,000.00
diskon 30%
Rp   35,000.00

Jika dalam sebagian obatmu terdapat kebaikan, maka itu terdapat dalam sayatan alat bekam, meminum madu, atau sundutan besi panas yang tepat dengan penyakit. Tetapi aku tidak suka berobat dengan sundutan besi panas.” (HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad dalam MusnadnyaPenyakit dan Terapi Bekamnya (Dasar-dasar Ilmiah Terapi Bekam) yang sedang Anda baca ini ditulis oleh seorang pakar yang sangat berpengalaman di dunia pengobatan secara umum, khususnya dunia perbekaman. Buku ini memadukan bekam dengan beberapa metode pengobatan lain, di antaranya pengobatan medis modern. Ia menjelaskan secara ilmiah bagaimana bekam mempengaruhi kesehatan organ-organ tubuh kita. Ia juga mengupas berbagai penyakit mulai definisinya, faktor penyebabnya, gejalanya, dan efek bekam terhadapnya. Ia juga mengemukakan saran-saran yang penting untuk diperhatikan oleh penderita sakit maupun penterapi ketika menjalani terapi bekam, sebelum kemudian menunjukkan titik bekamnya. Ia juga menjelaskan persentase keberhasilan terapi bekam terhadap setiap penyakit yang dibahas, berdasarkan eksperimen penulis langsung maupun penelitianDengan terbitnya buku ini, kami berharap mampu menjelaskan secara lebih gamblang aspek-aspek ilmiah dalam terapi bekam yang selama ini mungkin luput dari perhatian banyak orang. Diharapkan, setelah membaca buku ini, keyakinan pembaca semakin mantap dalam menjalani terapi bekam, karena ia mengetahui berbagai rekomendasi syar‘i dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berkenaan dengannya dan berbagai bukti ilmiah yang menguatkannya. Dengan begitu, berpadulah pada dirinya antara shahîhul manqûl (riwayat yang sahih) dan sharîhul ma‘qûl (logika yang jelas). Hal itu akan mampu menjadi pijakan yang kokoh pula bagi para terapis bekam untuk meningkatkan profesionalismenya.

0 comments:

Post a Comment